Oleh: i1samayoga | 16 September 2009

cerita perjalanan Gadjah Mada Medical Fair 3 ke BALI

Gadjah Mada MEDical FAIR 3 goes to BALI

klik juga www.gamamedfair.com

sebagai orang yang ditunjuk sebagai representative tes penyisihan GAMAMEDFAIR 3 untuk regio Bali, saya sangat senang menyambutnya tetapi juga perlu kerja keras dalam melaksanakan semua tanggung jawab yang dibebankan ke pundak saya. Inti tugas dari representative adalah menyelenggarakan tes didaerah mulai dari persiapan tempat, pendaftaran peserta, publikasi, konsumsi dan koreksi serta melaporkan hasil penilaian dan memberi pengumuman serta briefing bagi peserta yang lolos ke pusat (FK UGM Yogyakarta).

7 Maret 2009

rapat PH persiapan

rapat PH persiapan

Sore itu, seusai lelahh berkutat dengan kuliah dan praktikum langsung menuju ke kolam RP (atrium FK) sambil menunggu pembagian berkas, tiket, soal dan keperluan administrasi di daerah sampai pembagian spanduk yang harus dipasang di tempat tes. Sampai di kost aku langsung packing dan mengecek kembali semua keperluan yang harus dibawa.

8 maret 2009
Pagi jam 7 aku kuliah seperti biasa, sampai jam 12 siang. Aku langsung buru buru pulang dan makan. Langsung saja grasa grusu karena di tiket bis Safari Dharma Raya yang kubeli dua hari sebelumnya tertulis jam keberangkatan ada “>pada “>pada “>pada “>pada pada “>pukul 14.00 di terminal Jombor. Tepat jam 13.30 aku sampai di terminal dengan angkutan umum. Ternyata memang jam di indonesia masih terbuat dari karet, lama banget nunggunya,, jam 14.30 baru naik bis. 15 menit kemudian bis kami melaju menuju arah timur melewati ringroad timur. Di dekat rumah sakit angkatan Udara dr. Hardjo Lukito loket agen bis ini berhenti untuk mengangkut penumpang yang membeli tiket di situ. Pertama sih cuek bebek nungguin, tapi kok seperti ada orang yang aku kenal naik bis dan duduk paling depan. Bener aja setelah tak panggil ternyata dia gede Abdi wirajaya temanku dari psikologi UGM 2006 dan bu Made serta suami dan anaknya yang kerja di poliklinik dr. Sardjito. Ternyata mereka pada balik ke bali mau sembahyang ke besakih karena ada perayaan besar lima tahunan (panca Wali Krama) selama sebulan

lagi di dalam bis

lagi di dalam bis

disana sekaligus mau nyontreng..

Yah mungkin karena kebiasaan ataw karena terlalu amat sering naik bis antar pulau antar propinsi baru sampai jalan solo yogykarta sudah memasuki alam kedamaian alias aku “>tidur. Apa karena capek dengan aktivitas yang gak berjeda..tapi yang penting bisa tidur dengan nyaman. Saat mata ke buka udah sampai di kotanya Timlo, Solo (timlo sastro yang dipojokan pasar gede solo, enak banget sumpah). Di salah satu agen di solo bis ini berhenti cukup lama sampe bikin agak kesel juga. Bis mulai melaju dan aku tidur lagi sambil ngobrol sebentar ama mbak yang di sebelah kursiku, ternyata di anak atmajaya 2005 yang mau main ke tempat temennya di Denpasar. Wuih…pusat lapar di hipotalamusku(bener kan?) memaksa otakku untuk memerintahkan mata terbuka. Jam 9 bis baru berhenti untuk makan malam di daerah Ngawi Jawa Timur. Entah kenapa aku selalu merasa sangat nyaman dan lebih riang kalo naik bis dari jogja ke arah timur. Soalnya pemandangan semakin lama semakin mempesona. Setelah memenuhi kebutuhan fisiologis sel sel tubuh dengan sejumlah nutrisi, aku beristirahat untuk memberi waktu bagi sistem pencernaan dan metabolisme.
9 Maret 2009
Jam 3 pagi pagi “>aku terbangun karen aku tahu bentar lagi sudah sampai di pelabuhan. Jam 4 pagi WIB sebuah patung besar dikiri jalan dipinggir pantai terlihat sedang menari Gandrung, tarian khas daerah banyuwangi. Wah bagus banget patung dan pantainya sepi sekali. 15 menit kemudian bis kami sudah masuk ke palabuhan ketapang banyuwangi. Pelabuhan juga tidak seramai merak. Pelabuhan banyuwangi memang punya keistimewaan karena gerbang selamat datang di pulau dewata sudah bisa dilihat dengan mata telanjang dari sini. Suara geletek keras ban yang melindas jembatan besi mengiringi bis memasuki geladak kapal. Kalau menyebarang selat bali bodoh rasanya kalo gak keluar dari bis dan ke atas.

sunrise di selat bali

sunrise di selat bali

Karen pemandangan selat bali sangat indah.apalagi inikan subuh subuh, pasti ada sunrise hoho…

memasuki pulau bali

memasuki pulau bali

Diatas dek atas aku duduk duduk di haluan kapal bareng Abdi sambil nyender2 melihat sinar merah matahari yang baru bali “>menembus cakrawala terhalang oleh gunung di ujung pulau jawa. Waw eksotis banget lah. Cukup hanya dengan waktu setengah jam kapal sudah berlabuh di pelabuhan gilimanuk, Jembrana Bali. Turun dan melewati pemeriksaan KTP oleh polisi, bis melaju kembali menembus hutan taman nasional bali barat yang sepi penduduk. Sambil tak lupa memotret sawah “>sawah “>sawah “>sawah “>sawah “>sawah “>sawah “>sawah “>sawah sawah sawah yang tersusun rapi dengan siluet pantai serta kilau matahari yang terpantul dari air air sawah aku menelpon kakak kelasku yang kuliah di FK udayana. Rencananya aku akan menumpang di kontrakannya dan saudaranya selma di Bali. Beruntung punya kakak kelas yang baik..saat bis memasuki hapal “>denpasar Badung aku menelpon kakak kelasku (putu) lagi memastikan bahwa dia udah di terminal untuk menyambangi aku. Aku belum sama sekali hapal denpasar, Cuma hapal dikit.
Saat turun di terminal ubung, saya langsung di panggil sama bang putu dan kami melaju ke kostnya yang terletak di desa dalung kecamatan Kuta Utara. Di kontrakannya yang ditinggali berempat. Saya hanya meletakkan barang, mandi , dan ganti baju dan langsung diajak melesat naik motor yamaha jupiter berplat AB ke kampungnya bli putu di desa ngaseri, baturiti, Tabanan. Menempuh perjalanan sekitar 2 jam . kampung ini adalah tempat nenek dari ibunya. Letaknya dikaki gunung dan jalannya belum beraspal halus. Tapi pemandangan serta suhu udaranya bikin mata kepala dan hati ikutan sejuk. Sembari nunggu dia nyontreng di balai desa saya ngobrol ngobrol sama neneknya. Baik banget. Setelah bli putu balik kita naik motor ke pinggang gunung untuk bisa memeproleh pemandangan yang lebih wah.. tapi hari itu pansa terik jadi Cuma sebentar dan turun lagi balik ke rumahnya. Sehabis makan kami ganti padengan “>kain sembahyang dengan kain dan saya minta di antar ke pura di danau beratan bedugul (lihat uang rupiah 50.000..ada disana kan??). waw waw… dingin banget..dan pemandangannya yahut deh top margotop..kumpulan pura di pnggir danau dan tengah danau dengan sekelompok orang yang maen jet ski di kejauhan 20 meter dari pura.

pura ulundanu, bedugul, danau beratan

pura ulundanu, bedugul, danau beratan

Saya langsung memusatkan pikiran saya ada “>pada “>pada pada “>kesejukan serta “>serta serta “>vibrasi kesucian yang ada di pura Danau “>ini. Damai dan bener bener hening sembahyang disini. Rasanya doa dan pikiran bisa cepat terpusat pada Tuhan. Sekita satu jam lebih kami disini setelah sembahyang di dua pura kami ataw tepatnya kebanyakan saya foto foto disini dipinggir danau didekat pura dan candi budha di depan pura. motor distarter menuju ke danau buyan sejauh 10 kilometer. Danau ini sbenarnnya cantik (dulu), sekarang banyak enceng gondok, sehingga pinggiran danau sudah gak terlihat. Danau buyan terkenal sebagai wisata alam dan bumi perkemahan serta untuk pemancingan. Danau ini sempat heboh karena masyarakat menentang keras pembangunan rumah penginapan di sekitar danau karena dianggap merusak kelestarian lingkungan. Di pinggir danau (danaunya agak dibawah) saya Cuma memperhatikan anak anak kecil yang lagi ceria cerianya main bola di lapangan kecil pinggir danau sementara bli putu ngobrol ngalor ngidul dengan pemuda yang juga lagi menghabiskan sore sendiri diatas motornya.
Sejam kemudian hujan rintik rintik turun. Saya langsung mengajak pulang. Kami pulang ke kampungnya bli putu dan sampai sekitar jam 18.00. di bale di luar rumah kita kumpul kumpul sambil makan. Dan banyak banget tetangga dateng nanya22 dan kenalan..wah langsung terkenal. Memang orang bali tu

bermain bla di pinggir danau buyan,buleleng

bermain bola di pinggir danau buyan,buleleng

ramah22..kebanyakan nenek nenek dan kakek kakek, mereka pada minta di tensi dan menanyakan obat dari keluhan penyakitnya pada bli putu, dan bli putu bilang bahwa saya juga mahasiswa kedokteran. Jadi semuanya saya yang periksa. Eh ternyata dari salah satu nenek ada yang neneknya temenku di FISIP HI UGM angkatan 2007. Beliau nitip salam sama cucunya.
Jam 20.00, sudah malam malam “>sekali jalan “>sepi banget Cuma ada lolongan anjing, neneknya bli putu menyuruh bli putu cepet cepet balik ke kontrakan “>denpasar karena sudah malam takutnya di jalan ada apa apa seperti pecah ban karena dijalan sepi dan sangat susah nyari tukang tambal ban di sepanjang jalan mau ke denpasar dari desanya bli putu bahkan gak ada kali. Kami langsung melesat ke denpasar. Saya masih berstatus sebagai terbonceng karena saya capek. Cerita sambil naik motor berlalu dan samapi di kontrakan denpasar jam 22.30. saya langsung mandi, sebentar nonton TV dan berkenalan dengan penghuni kontrakan yang lain yang tadi siang tidak ada yang di rumah. Langsung saya mempersiapkan lat alat yang diperlukan untuk besok pagi. Dan minjam laptop bli putu kemudia berfacebook untuk mngetahui kabar panitia pusat di jogja.
10 maret 2007
Pagi jam 6 aku bangun dan langsung mandi, jam 6.30 langsung mengantarkan bli putu ke kampusnya di jalan sudirman denpasar. Setelah itu motornya langsungg tak pakai jalan jalan. Pagi pagi ini tujuan pertamaku adalah ke sanur.

matahari pagi di balik awan pantai sanur

matahari pagi di balik awan pantai sanur

Mencari jalan ke pantai sanur sanur “>sendiri dari denpasar buat orang yang sama sekali gak apal akan “>memang “>jalan lumayan sulit dan muter muter apalagi kebnayakan jalan searah. Cuma bermodalkan plank plank penunjung arah yang warna ijo sama nanya nanya di jalan. Tapi akhirnya sampai juga di pantai semawang sanur. Lumayan banyak turis lagi jogging. Dan kusempatkan sekolah “>untuk mengambil gambar matahari terbit di pantai sanur. Langsung aku balik ke denpasar dan mencari sarapan di pasar kreneng badung.sambil nunggu temen sekampung di lampung yang ternyata kuliah dibali di universitas saraswati. Tapi gak ketemu “>ketemu “>ketemu “>ketemu “>ketemu ketemu. Sambil menanyakan pada ibu yang jualan nasi, dimana letak SMA N 1 Denpasar tempat rencana saya besok akan mengadakan tes buat gamamedfair3.ibunya menunjukkan bahwa saya jalannya aja terus ke utara ntar pasti ketemu dikann jalan. Bener ja jalan kamboja tempat smansa memang jalan sekolahan kanan kiri depan belakang tempat sekolah dan kuliah. Masuk ke SMA 1 denpasar spertinya memang beda dengan sma sma di pulau lain karena langsung di sambut patung dewi saraswati sebagai simbol ilmu pengetahuan. Saya langsung ganti sepatu dan mengetuk kantor kepala sekolah untuk meminta izin. Kepala sekolah mengajak saya jalan jalan keliling sekolahnya yang kebetulan lagi ramai karena besok disana ada tes potensi akademik untuk masuk SMA 1 bagi pelajar SMP.
Pak made Tumbuh, kepala sekolah langsung memberi kunci ruangan multimedia sebgai tempat tes. Saya jadi gak enak soalnya, kan saya orang asing disini yang juga bukan alumni smansa denpasar. Tambah lagi beliau nyeletuk : saya percaya sama calon dokter dari UGM, kalau yang minjam calon dokter dari universitas XXX saya gak bakal ngasi kepercayaan..saya agak terkejut. Tapi yang pentig dapet ruangan dan ijin langsung dari kepala sekolah tanpa harus mengeluarkan surat tugas.

SMAN 1 denpasar

SMAN 1 denpasar

Langsung saja saya menuju ruangan dengan volume paling besar di lantai dua itu, kebersihannya sudah lumayan, berAc, tapi “>tapi “>tapi “>tapi tapi “>penataan kursi harus di sesuaikan dengan keperluan lomba besok.ya sebagai panitia tunggal saya menata dan meindah mindahkan kursi sebatangkara (kayak sinetron kolosal aja ya) huff beres juga. Ya kostnya “>sambil menunggu kedatangan teman satu kampung yang ternyata kuliah di saraswati denpasar saya menitipkan kunci ke penjaga sekolah. Si komang Ayu udah dateng, saya langsung menuju kostnya sambil beramahtamah dan menanyakan dimana ya tempat beli snacks yang murah dan makan tentunya..saya sebenarnya pingin jalan jalan, tapi masih panas juga. Saya sms bli abdi temen UGM yang lagi denpasar..ternyata malah dia mau nganterin saya nyari kue untuk konsumsi peserta besok dan bantuin jadi pengawas dan korektor besok. Setelah mendpatkan konsumsi sejumlah 60 paket saya langsung balik ke kostnya komang ayu, saya ngajak dia sembahyang di TANAH LOT trus ke kuta legian, tapi dia menyarankan saya agar bareng bareng dengan Catur, temen SD saya yang lagi kuliah pariwisata di Udayana dan training di Kuta, langsung dah kita meluncur ke kostnya catur, tanpa babibu kami bertiga langsung ke tanah lot,,,sebelum dan sesudah sembahyang kami melakukan ritual wisata yaitu mengambil gambar tempat wisata nya dan DIRI SENDIRI tentunya, dengan terik matahari yang mulai jatuh ke cakrawala wuih memang tanah lot masih nomor satu dah

setelah sembahyang di tanah lot

setelah sembahyang di tanah lot

Disini saya berlama lama karena memang eksotis banget luar biasa sangat tenan. Tapi baik “>kita dipenuhi kekhawatiran soalnya hape kita tinggal di jaket yang masih tergantung di motor, tapi ternyata niat baik kita membentengi kita. semua baik baik saja.

istirahat di monumen bom bali legian

istirahat di monumen bom bali legian

Berlanjut ke acara selanjutnya, kami menuju ke pantai kuta lewat jalan pintas ke desa dalung kuta “>gak “>malam “>banget “>karena saya harus mengambil berkas soal yang akan di fotokopi sebelum gak “>malam dan semuanya tutup. Jadi dah kita sampe di kuta agak malam karena sempet salah jalan. Dikuta malam hari kita Cuma singgah sebentar sekedar main pasir dan liat ombak dan muter muter ke monumen legian sambil foto foto, jalan legian, jadi lama banget karena muacet. maklum legian kan pusat hiburan malamnya para bule. Pokoke jalan disekitar kuta ma legian emang gak kerasa di indonesia abis orang bulenya 10 kali lebih banyak dari indonya. Rasanya lega banget pas jam 10 malem kita udah nyampe denpasar lagi dan makan di pasar kreneng..hari ini udah letih. Tugas terlaksana, ibadah dapet, jalan jalan apalagi.., pulang dah saya ke kontrakannya bli putu untuk mempersiapkan tes gamed besok. (sebelumnya sempet online dulu pinjem modemnya bli putu dan nonton acara tv gak jelas bareng anak anak kontrakan)

11 april 2009
Pagi jam 6 aku udah berangkat ke SMANSA denpasar untuk untuk “>menyiapkan segala galanya sampe masang spanduk di depan gerbang. Bli Abdi juga dateng walaw agak telat dikit. Seiring jam berputar pepepepepeserta “>serta “>serta “>serta “>serta lomba mulai berdatangan, yang paling pertama dateng si anak anak forsman (SMA empat), aku dan abdi membagi bagikan presensi dan kartu peserta serta mencocokkan dokumen dokumen tanda peserta. Beberapa peserta minta ijin sebentar untuk sembahyang di pura dalam sekolah demi kemudahan tes. Sebelum tes dimulai saya membacakan semua peraturan tes ini. Tepat pukul 09.00 WITA tes dimulai. Bingung bukan main ngapain ya selain ngawasin peserta memang gak ada kerjaan. Ya aku fotoin pesertanya satu satu aja. Sambill menyiapkan keperluan buat mengkoreksi bareng abdi.
Saat jam 11 peserta “>peserta “>peserta “>peserta peserta “>sudah tidak boleh mengerjakan lagi dan peserta dilarang berda di dalam ruangan sambil diberi jatah konsumsi. Hasil tes akan diumumin nanti jam 2 siang. Jadi peserta sekarang bebas sampai jam 2. Saya sebenarnya agak “>gak “>gak “>gak “>gak gak enak sama ABDi karena dia ada janji ke pura Besakih bareng ibunya, malah saya diajak bareng eksana. Tapi saya gak bisa. Abdi minta ijin pulang duluan, saya sangat sanagat berterimakasih sama dia.

spanduk gamamedfair3 di depan SMAN 1 denpasar

spanduk gamamedfair3 di depan SMAN 1 denpasar

Tanpa bantuan dia, acara “>acara “>acara “>acara acara “>ini gak bakal sukses. Saya juga sebenernya udah di sms sms disuruh balik ke malet bangli, tapi saya Cuma bisa bilang ntar sore, masih ada tugas di denpasar. Jam 3 acara selesai setelah saya membriefing peserta ynglolos ke jogjakarta dan menitipkan kunci serta plakat terimakasih buat kepala sekolah kepada gede bawa dan putu krsna siswa Smansa yang lolos ke yogyakarta. Perasaan yang paling kurasa adalah LAPAR setengah mati sebelum samapai di kontrakan saya mampir di pasar traditional dan makan dengan lahap disana (Masih inget, si kitty waktu itu nelpon…minta oleh oleh..)

mengawasi peserta mengerjakan tes

mengawasi peserta mengerjakan tes

Sampai dikontrakan saya langsung mandi dan ganti baju cepet cepet banget. Dan langsung minta ijin pinjem motornya untuk dibawa pulang ke kampung leluluhurku di susut bangli. Sejujurnya kalo naik motor sendiri dari denpsar ke kampungku aku belum pernah dab Tapi “>sepertinya “>kok “>tidak tau utara “>karena “>jalan. Tapi ya, patokanku asal ketemu istana tampak “>tampak “>tampak “>tampak tampak “>siring nanti pasti bisa masuk masuknya. Motor ku starter dan langsung melesat ke arah timur. Aku hanya bergantung pudah “>gak “>ada plang plang hijau di setiap persimpangan. Aku mengikuti arah yang menunjukkan kintamani/bangli/tampak siring. Tapi sepertinya kok tidak sampai “>sampai “>sampai “>sampai “>sampai “>sampai “>sampai “>sampai sampai. Biasanya dulu waktu aku dianter kakakku dari kampungku ke denpasar gak lewat jalan ini. Baru diperhatikan kok hanya motorku yang melawan arah ya. Aku salah jalan di pusat seni ubud.utara “>karena jalan searah. Tapi sudah terlanjur.bablas aja, gak ada polisi. Sampai juga di ujung jalan. Haha..dan lagi lagi menemui pertigaan yang tidak ada plangnya. Feeling menyuruhku belok ke utara karena kintamani adanya di utara pulau bali. Tapi gak sampai sampai, saya lihat lihat nama desanya tegal lalang, sepertinya ini asing bagi saya. Yah, sepertinya cuaca bertambah melankolis, hujan pun turun lumayan lebat dan insting sepertinya sudah gak mempan. Mampir dan bertanya sama bapak diwarung deh akhirnya.. akhirnya dapet juga pencerahan. Ternyata benar kata pak guru, malu bertanya sesat dijalan. Lumayan takut melewati desa kedisan yang berlekok lekok turun naik terjal banget tapi bahagia begitu ternyata jalan ini tembus di kantor polisi samping ustana tampak siring..wuih..bahagia banget dah. Menembus perkebonan rumput gajah, desa desa adat persawahan, dan perkebunan jeruk samapai juga di rumah sepupu ayahku di kampung yang udaranya super dingin…kira kira itu udah jam 19.00..huhu senangnya memberi kejutan.
Lama bercengkrama dengan keponakan keponakan, salam salam dengan kak “>kakak kakak dan paman bibi..langsung makan dan mandi. Bli, nyilih motore nah?? Lakar melali ngelodan (kak, saya pinjem motornya ya, mau main ke selatan)..pinta saya pada bli sepupuku, saya kalau ke bali harus sempat main ke saudaraku yang ini, orang yang dulu mengasuh bapakku saat nenek dari ayahku meninggal saat bapakku masih kecil banget. Disini ngobral ngobrol sambil nyemil dan nonton tv, ibunya gak nyerah nyerah nyuruh makan di dapur. Di perintah yang kelima akhirnya aku luluh dan ke dapur buat makan. Semua saudaraku mengira aku akan lama di Bali, padahal besok siang ku harus ke denpasar.
Jam 11 aku baru balik ke rumah sepupuku dan tidur disana..capek ternyata baru kerasa.

12 April 2009

hutan lindung danau batur (kintamani), jalan menuju pura besakih

hutan lindung danau batur (kintamani), jalan menuju pura besakih

Jam 6 pagi langsung banguun denger ada yang nyapu halaman. Langsung lari ke dapur cari api biar hangat. Kali saya harus tega sama sepupu saya yang satu ini saya harus membangunkannya dan minta tolong mengantarkan ke Tapi “>pura “>besakih untuk sembahyang. Padahal saudaraku baru pulang dari tabanan jam 3 dini hari. Habis sarapan jam 08.00 kita langsung meluncur ke pura besakih, kira kira 1,5 jam. Besakih kali ini ramai banget soalnya ada perayaan panca wali krama acara lima tahunan yang dirayakan sebulan penuh dan 24 jam sehari. Wuih ternya macet total hampir 3 kilo meter. Untung kita pakai motor selalu “>jadi bisa nyelip nyelip. Di tempat gerbang mau masuk pura pun kita desak desakan. Tapi pura besakih memang selalu jadi agendaku kalau aku ke balivibrasi kesuciannya selalu dapat samapi ke dalam hati, harum bunga, denting genta, alunan doa dan semerbak dupa wangi mengkondusifkan suasana doa yang selalu terpanjat dari sini. Sembahyang selesai saya dan sepupu saya langsung ,mencari tempat makan. Saya pun makan ayam betutu dan liat iat uu agama sebentar. Tapi gak beli apa apa karena cepat cepat langsung puplang ke kampungku. Kira kira jam 12 sudah sampai lagi dikmapungku.

persembahyangan di pura besakih hari itu

persembahyangan di pura besakih hari itu

Saya langsung sembahyang lagi di pura keluarga tempat ibu dari ibuku dan tempat ayajku diasuh, yang kemaren malem aku kunjungi. Habis itu saya juga sempat megunjungi sepupu dari ibu, dia sebulan lagi mau menikah. Sedih banget rasanya harus balik ke denpasar. padahal belum ada 24 jam dan belum semua asaudara kukunjungi, tapi waktu yang ada Cuma segitu.

meratapi mentari yang tenggelam, suatu saat di kuta bali

meratapi mentari yang tenggelam, suatu saat di kuta bali

Perjalanan ke denpasar terhitung lancar. Gak seperti kemaren saat dari denpasar ke kampungku. Sampai di denpasar saya tidak langsung ke kontrakan temanku tapi berhenti di depan SMA 1 denpasar, saya menelpon temenku dan mengajak dia jalan jalan ke pantai kuta sebelum saya besok pulang. Saya langsung bareng temen saya bertiga ke pantai kuta sampai magrib main pasir ma foto foto gak jelas sambil meratapi mentari yang tenggelam…bersama dirimu..halah…ora ceto..alias gak jelas..jam 18.00 aku buru buru balik ke denpasar untuk mngekar waktu mencari oleh “>oleh “>oleh “>oleh “>oleh “>oleh “>oleh “>oleh “>oleh “>oleh “>oleh “>oleh oleh, ternyata lama juga memilih milih oleh oleh di toko Erlangga denpasar. wuih sampai jam 10 baru selesai. Pulang dari beli oleh, belum makan, terakhir makan siang..lapar kali…makan lagi di pasar Kreneng samapi puas. Dan kita pisah disini .saya langsung ijin balikk ke kontrakan.

yuk, pulang

yuk, pulang

Semua sudah siap, barang barang udah tertata rapi dikoper ditutup dengan oleh oleh dibagian atas. Kuambil tiket di tas dan kubuka untuk memastikan lagi jam keberangkatan pesawat ada “>aku “>besok. Ehem ehem, perasaan aku mesen tiket ke Arjanto tanggal 13 bukan 12…bli, besok tanggal 13 kan? Iya jawab bli putu..kenapa katanya? Tiket ini tanggal 12 apa 13 ya?tanyaku lagi…bli putu liat, dan dia bilang..ini tanggal 12..waduh di tiket tanggal 12 jam 06.00 pagi…berarti itu penerbangan tadi pagi ya???waduh aku langsung bingung setengah mati. Mikirin duit terbuang, jadwal kuliah juga ada besok pagi..waduh waduh..aku langsung nelpon arjanto dan sialnya gak nyambung nyambung. Ku telpon satu “>satu “>satu “>satu “>satu satu temennya janto tapi satu pun gak ada yang tau. Sejam kemudian baru bisa bertelpon ama janto. Ya intinya kita saling menyalahkan siap yang salah pesen atw salah beli tiket. Makin pusing dah. Ku telpon Naya untuk membuatkan surat ijin agar aku besok bisa tidak ikut skill labs. Segala cara udah kutempuh. Tapi pokoknya akhirnya tercapai keputusan aku baru balik ke yogyakarta tanggal 14. Ya, mau apalagi…
13 april 2009

tebing di uluwatu,pantai selatan bali

tebing di uluwatu,pantai selatan bali

Sedikit lupa ngapain aja hari ini,.. pagi itu sehabis nganter bli putu ke kampus aku ke bengkel benerain ban motor yang bocor sekalogus nyuci motor. Dan cari sarapan di deket perumahan kontrakannya. Siangnya ketempat temenku si Catur lagi. Saya ngajak dia ke jimbaran, dan masuk “>pura uluwatu..di pura uluwatu sampai jam 16an sore, sempet sedikit tersasar karena jaraknya lumayan hampir 90 menit dari denpasar, sebelum masuk pura ini kami berganti memakai kain dan sembahyang di pura yang terletak tepat di atas jurang.di bawahnya langsung batu batuan pantai.yang kalo jatuh dari sini…kayaknya cuma bukan manusia biasa aja yang masih bertahan idup..haha..lebay…tapi beneran..silakan dicoba jika ngeyel. Sebelum pulang kita keliling keliling pura ini dulu, tapi takut..monyetnya galak galak..nenek bule aja kacamatanya dibawa lari..help me..help me…dia berteriak..tapi ya aku bengong juga..sih..Cuma jadi penonton. Ya kita ngekor dibelakang keluarga jepang yang ngajak pemandu wisata biar agak teerlindung..hehe…ngirit. puas dah hari itu. Kita balik ke denpasar, eh lewat GWK..kayaknya sayang gak mampir. Aku masuk kesana dan setelah ngobrol ngobrol dengan bapak bapak penjaganya kita dapet diskon 50 persen jadi cukup beli tiket satu untuk dua orang…wah senang lagi…hehe…pas disana pas ramayana dancenya mulai..mirip mirip sama yang di prambanan Cuma tempo dan mistisnya lebih megang…lebih gimana gitu….!! sayang dong kalo gak

istirahat di GWK

istirahat di GWK

muterin semua dan sembahyang tentunya di pura yang ada didalamnya. sambil ngobrol “>ngobrol “>ngobrol “>ngobrol “>ngobrol “>ngobrol “>ngobrol “>ngobrol ngobrol sama pengelolanya yang ramah..puas foto foto, nonton, ngobrol ngobrol sekarang tinggal pulang ke denpasar buat siap siap besok harus pulang ke jogja dan kuliah.

ramayana dance in Garuda wisnu kencana

ramayana dance in Garuda wisnu kencana

14 april 2009
Jam 05.00 pagi aku udah udah “>dianter ke bandara oleh bli putu. Dan di bandara ketemu lagi sama bli Abdi, jam 06.30 pesawat udah mendarat di Adisutjipto Yogyakarta. Dan jam 08.00 tutorial.huhu…semua bilang nambah item dan tau wayan ketinggalan pesawat.

ANTHROPOMETRI

oleh : I Wayan Samayoga Eka Kurniawan

Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM)

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI …………………………………………………………………………….        1

Pendahuluan ……………………………………………………………………………       2

Tujuan Keterampilan…………………………………………………………………        3

Alat dan bahan………………………………………………………………………….       3

Prosedur…………………………………………………………………………………..       4

  1. Pengukuran atau Pengambilan Data………………………………….        4
  2. Aplikasi Data…………………………………………………………………..      12

Algoritma…………………………………………………………………………………      14

Korelasi Klinis…………………………………………………………………………..      15

  1. Indikasi…………………………………………………………………………..      15
  2. Kontra Indikasi………………………………………………………………..      15
  3. Interpretasi Hasil……………………………………………………………..      15
  4. Komplikasi………………………………………………………………………     17

Penutup……………………………………………………………………………………     17

  1. Saran dan Pesan…………………………………………………………….      17

Daftar Pustaka………………………………………………………………………….      18

 

 

 

 

Pendahuluan

Anthropometri adalah pengukuran manusia dan lebih cenderung  terfokus pada dimensi tubuh manusia. Ilmu pengetahuan mengenai anthropometri berkembang terutama dalam konteks anthropologi. Anthropometri berkembang sebagai ilmu yang mempelajari klasifikasi dan identifikasi perbedaan ras manusia dan efek dari diet serta kondisi lingkungan hidup pada pertumbuhan. Dewasa ini anthropometri menjadi sangat penting dan berkembang ke wilayah ilmu ergonomi, ilmu yang menyesuaikan mesin dan lingkungan kerja untuk orang yang menggunakannya.

Anthropometri meliputi penggunaan secarfa hati hati dan teliti dari titik titik pada tubuh untuk pengukuran, posisi spesifik dari subjek yang ingin diukur dan penggunaan alat yang benar. Pengukuran yang dapat dilakukan pada manusia secara umum meliputi pengukuran massa, panjang dan tinggi, lebar, dalam, circumference (putaran), curvatur (busur), pengukuran jaringan lunak (lipatan kulit). Pada intinya pengukuran dapat dilakukan pada pada tubuh secara keseluruhan (contoh , stature) maupun membagi tubuh dalam bagian yang spesifik (contoh, panjang tungkai).

Pengukuran tubuh digunakan dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk pediatrics, orthopedics, dentistry, orthodontics, physical education, pengatahuan umum, kedokteran olahraga, ilmu kesehatan masyarakat, forensik, dan status nutrisi. Data anthropometrik juga relevan untuk mendesain area kerja, pakaian, furniture, dan mainan. Kita bisa mengambil dua data yaitu data statis dan fungsional atau dinamis.

 

 

 

Tujuan Ketetampilan

Tujuan dari pembelajaran keterampilan ini adalah :

1.    Dapat secara benar mengukur stature dan sitting height. Mengukur tinggi acromion, radiale, stylion dan dactylion, suprasternale, symphision, throcahanterion, tibiale, syphirion. Mengukur berat, lebar biacromiale dan bicristale, bicondylus humeri dan biepicondylus emoris, lebar cephalic, lebar pergelangan tangan, chest depth and breadth. Mengukur keliling kepala, lengan atas, lengan bawah, pergelangan tangan, dada, waist, hip, paha, betis, dan pergelangan kaki. Mengukur ketebalan lipatan kulit dari triceps, biceps, lengan bawah, infrascapula, supariliaca, sternal, umbilical, paha, betis, dan mengukur bentangan (span)

2.    Mampu mengaplikasikan formula untuk menyelesaikan masalah seperti menghitung body mass index (BMI) , body fat percentage, adipose index of lorenz, fat distribution, acromio-iliaca index, determinasi ukuran body frame, dan auxological anthropometri : body segmental length, trunk form index, postural (standing) index, cephalic index,  dan body muscle weight

 

Alat dan Bahan

 

v  Anthropometer

v  Stadiometer

v  Timbangan badan terkalibrasi (calibrated weighing beam or scale)

v  Sliding calipers

v  Spreading calipers

v  Pita ukur flexibel (Anthropometry tape)

v  Skinfold calipers

v  Pensil (landmark pencil)

Prosedur

Pemeriksaan anthropometri di bagi menjadi dua bagai besar yaitu yang pertama adalah pengukuran atau pengambilan data dan kedua adalah penggunaan data atau pengolahan data. Pada pemeriksaan anthropometri, orang yang diperiksa harus bersedia (diberi inform consent) untuk telanjang atau menggunakan pakain seminimal mungkin dan menuruti prosedur pemeriksaan. Dalam melakukan pengukuran, ukur sebanyak tiga kali dan data yang didapat dirata-rata.

1.    Pengukuran atau Pengambilan Data

a.    Stature measurement

Stature dapat diukur dengan empat teknik yang menghasilkan nilai sedikit berbeda : freestanding stature, stature against the wall, recumbent length dan orang yang di ukur stretch stature. Cara standard yang digunakan adalah stretch stature. Orang yang diukur harus berdiri tegak dengan tumit (malleoli medial) saling bersentuhan, tangan mengantung secara alami  di sisi sis tubuh. Tumit, bokong, bahu, dan bagian atas punggung bersentuhan dengan garis vertikal/skala. Kepala diposisikan pada frankfurt plane (di dapat saat orbitale/sisi bawah dari lubang mata segaris dengan tragion/tonjolan teratas tragus). Vertex akan menjadi titk tubuh tertinggi. Pengukur menempatkan tangannya diantara rahang bawah subjek dengan jari menyentuh proccesus mastoideus. Subjek diinstruksikan untuk menarik dan menahan napas dalam sementara kepala subjek berada dalam bidang frankfurt, pengukur menekan pelan dan mengangkat melalui proccesus  mastoideus. Pengukuran diambil dari vertex sampai ujung kaki saat akhir dari tarikan napas dalam.

b.    Vertical height

Subjek berada dalam posisi standar anthropologi dan gunakan anthropometer vertikal. Ukur jarak vertikal setiap titik titik anthropometri terhadap lantai. Titik anthropometri meliputi : acromion, radiale, stylion, dactylion, suprasternale, mesosternale, symphysion, trochanterion, tibiale,dan sphyrion.

c.    Sitting height

Subjek diposikan duduk pada kursi datar atau permukaan yang nyaman, kepala dalam bidang frankfurt, punggung lurus, paha posisi horizontal, lutut flexi, kaki di sangga pada sebuah bidang dan tangan diistirahatkan secara rileks diatas paha. Pengukur berada di belakang kiri subjek , anthropometer ditempatkan di belakang diantara bokong subjek dan dipegang dengan tangan kiri sementara tangan kanan menahan kepala subjek pada bidang frankfurt dengan menekan keatas pada proccesus matoideus dan subjek diperintahkan menarik napas dalam serta merilekskan bahu.

d.    Body weight

Saat ditimbang, subjek harus telanjang atau menggunakan pakain yang harus diketahui beratnya. Untuk mendapatkan data yang stabil pengukuran sebaiknya dilakukan pagi hari (12 jam setelah makan dan berkemih).jika tidak bisa memenuhi waktu standard maka waktu pencatatan harus diperhatikan. Pada saat menimbang, skala harus dimulai pada angka nol. Kemudian berdiri di tengah timbangan tanpa pegangan. Kepala diatas dan mata mengarah ke depan.

e.    Segmental length/distance

v    Hand length

Hand length adalah jarak antara stylion dan dactylion. Cara mengukur dengan teknik lapangan adalah dengan mengurangi tinggi stylion dengan tinggi dactylion. Tangan dan lengan bawah digantungkan lurus kebawah dengan posisi supinasi. Anthropometer  digunakan untuk mengukur dari arah lateral. Bagian blade atas anthropometer diletakkan di ujung distal  radius dengan blade yang lain pada ujung jari ketiga. Foream length diukur dengan subjek dalam keadaan relaksasi, blade di letakkan di ujung distal radius dan ujung proximal/ kepala radius. Pada intinya, kita mengukur jarak radiale ke stylion. Upper arm length didefinisikan sebagai jarak antara acromiale dan radiale. Dengan teknik lapangan, jarak ini didapat dengan mengurangi tinggi acromiale dengan tinggi radiale.

·         Teknik laboratorium

Upper arm length diukur dengan cara sebagai berikut. Subjek berdiri seperti pada pengukuran forearm length. Batas atas kepala radius dan batas lateral acromion ditandai. Blade anthropometer diletakkan di kepala radius dan ditahan dengan ibu jari kiri. Blade bagian atas yang bisa bergerak diletakkan di bawah acromial angle. Kemudian ukur. Tibial length didefinisikan sebagai jarak antara tibiale dengan spherion. Dengan teknik lapangan dapat diukur dengan mengurangi tinggi tibiale dengan tinggi spherion. Subjek duduk dengan betis kiri berada di atas lutut kanan, sehingga bagian medial betis kiri menghadap keatas. Blade anthropometer diletakkan di bagian medial proximal tibia dan bagian distal melaeolus medial. Tibial length di definisikan sebagai jarak antara tibiale dan spherion.

 

 

v    Foot length

Subjek berdiri dengan berat tertumpu pada kaki kanan dan kaki kiri releks 25-30 cm diatas tanah. Betis harus tegak lurus terhadap permukaan dan jari harus rileks. Jari kaki dalam  posisi ekstensi. Antropometer diletakkan dari bagian terbelakang tumit sampai bagaian terdepan kaki (ibu jari atau jari kedua).

v    Biepicondylar humerus distance

Siku subjek di fleksikan kemudian cari dan palpasi epicondylus distal dari humerus. Varnier blade diletakkan di kedua epicondylus kemudian di tekan agar jaringan yang menutupi epicondylus seminimal mungkin yang ikut terukur.

v    Biepicondylar femur distance

Subjek duduk di atas kursi atau meja.kemudian cari dan palpasi epicondylus pada daerah distal femur. condylar vernier di letakkan di epicondylus dan tekan untuk meminimalkan jaringan ikut terukur.

v    Biacromial diameter/shoulder breadth

Subjek harus merilekskan bahunya.pemeriksa berada di belakang subjek. untuk mencari acromion dan meyakinkan bahwa subjek dalam keadaan rileks maka kita letakkan kedua palmar kita di dasar leher di kanan dan kiri kemudian kita telusuri ke lateral. Rasakan apakah subjek dalam keadaan rileks. Batas terluar adalah proccessus acromial. Letakkan anthropometer disini. Jarum anthropometer di letakkan di kedua proccesus acromiale kanan dan kiri dengan sedikit tekanan untuk menyingkirkan jaringan.

v    Biliac diameter,biiliocristale, bicristale, atau pelvic breadth

Subjek dalam keadaan berdiri dengan kedua tumit saling bersentuhan.kedua tangan subjekl sedikit direntangkan /jangan menyentuh sisi lateral tubuh. Pisau anthropometer diletakkan di kedua crista iliaca, dengan posisi pengukur dari belakang subjek. Yakinkan bahwa tidak ada jaringan lemak yang ikut terukur dengan cara anthropometer harus sedikit menyudut ke bawah.

v    Chest width

Adalah jarak antero-posterior dada yang diambil pada level mesosternal (mesosternal sagittal)

v    Chest breadth

Merupakan jarak horizontal maksimum dada yang diambil pada level mesosternal (mesosternal taranversal)

v    Wrist breadth

Adalah jarak horizontal minimum dari pergelangan tanga pada proccesus stylion.

v    Head length

Merupakan jarak dari glabella ke titik terposterior daroios occipital pada garis tengah (linea mediana) kepala. Gunakan spreading caliper.

v    Head breadth

Adalah lebar terbesar yang diukur tegak lurus terhadap bidang median tengkorak.hal ini dapat dilakukan dengan cara menggerakkan titik tumpul caliper diatas–belakang kedua telinga tanpa menekan kulit. Pengukur sebaiknya menempatkan diri di depan pasien. Garis median sagittal dapat dicari dengan menelusuri sumbu panjang hidung.

 

f.      Circumferences (girths)

v    Head circumference

Dengan  teknik laboratorium dan lapangan, subjek berdiri dengan posisi kepala pada bidang frankfurt dan lengan relaksasi. Pita ukur dilingkarkan, jari telunjuk atau jari tengah kiri menahan pita pada bagian teranterior dahi yaitu pada protuberensia adn bagian  posterior pada protuberensia oksipital. Pita dipasang secara ketat dengan menekan rambut.

v    Upper arm circumference

Subjek dalam posisi berdiri dengan kedua lengan rileks dan ekstensi. Pita dilingkarkan pada posisi diantara acromion dan olecranon  tanpa menekan jaringan dan harus dalam posisi yang tegak lurus terhadap axis panjang lengan. Upper arm atau biceps circumference harus diukur baik pada keadan flexi maupun ekstensi karena penting dalam aplikasi penentuan status nutrisi dan keperluan pembuatan pakain.

v    Lower-arm infracubital circumference

Pengukuran duilakukan pada daerah indfracubital di lower arm.

v    Wrist circumference

Pengukuran dilakukan pada titik proksima;l proccesus styloideus os ulna.

v    Chest circumference

Pada laki laki muda, dewasa dan wanita pre-pubertas. Subjek berdiri dan tangan dinaikkan saat akan melingkarkar pita ukur, kemudian setelah pita melingkar tangn diturunkan.Pita ditahan pada setinggi puting susu. chest circumference diukur pada setinggi tepat ditengah incisura jugularis dan proccesus xiphoideus pada respirasi normal, inspirasi dan ekspirasi maksimal. Untuk wanita pos-pubertas pengukuran dilakukan diatas dan dibawah payudara.

v    Waist circumference/abdominal circumference

Waist circumference diukur pada bagian terkecil setinggi  diantara costa terbawah dan krista iliaka. Jika bagian terkecil ini membingungkan atau tidak ada maka pengukuran dilakukan tepat ditengah anta krista iliaka dan costa terbawah. Sedangkan abdominal circumference diukur pada daerah setinggi umbilicus. Semua pengukiran dilakukan dengan menggunakan pita ukur.

v    Hip circumference

Pengukuran dilakukan pada daerah symphision dan bagian terposterior bokong. Pengukur berada disamping subjek, kemudian pita dilingkarkan dengan menahan pada titik titik tersebut diatas. Subjek harus berdiri dengan kaki saling bersentuhan dan tidak menegangkan otot gluteus.

v    Thigh circumference

Subjek berdiri dengan kaki sedikit terpisah dan berat badan terdistribusi sama ke kedua kaki. Pita dilingkarkan 1 cm di bawah lipatan gluteal pada posisi tegak lurus terhadap axis panjang paha.

v    calf circumference

subjek berdiri di ats box, dengan kaki tidak saling menempel namun distribusi berat badan sama ke kedua kaki. Ukur circumference maksimum dengan posisi pita tegak lurus tehadap axis panjang betis.

v    ankle circumference

pengukuran dilakukan diatas sphyrion tibiale pada proximal maleolus. Cari circumference minimum dengan  melingkarkar pita ukur.

 

 

g.    The skinfold thickness (tebal lipatan kulit)

Lipatan kulit adalh tebal ulit yang dikumpulkan dengan menarik kulit  dan jaringan subcutan diantara ibu jari dan jari telunjuk pada jarak  6 – 8 cm

v    Triceps skinfold

Subjek berdiri dengan lengan rileks dan palmar menghadap ke bagian lateral paha.palpasi ujung dari acromion dan olecranon. Tandai titik tepat ditengah antara kedua titik tersebut. Pengukuran tebal kulit dilakukan di daerah yang ditandai pada bagian posterior otot triceps, dengan menarik kulit pada arah vertikal sejajar dengan axis panjang. Gunakan caliperuntuk mengukurdengan tekanan 10g/mm2.

 

v    Biceps skinfold

Subjek dalam posisi berdiri dengan palmar menghadap ke anterior. Lipatan kulit diambil dengan arah vertikal sejajar axis panjang  pada biceps dan 1 cm diatas  tempat pengukuran upper-arm circumference. Gunakan caliper untuk prngukuran.

v    Infrascapular skinfold

Subjek dalm posisi berdiri dan rileks. Cari batas medial scapula subjek dengan jari kiri kemudian cari scapular ange dengan menuruni batas medial scapular. Ambil kulit tepat dibawahnya dengan arah vertikal. Gunakan caliper untuk mengukur tebal lipatan kulit.

v    Suprailiaca skinfold

Subjek berdiri disampung pengukur dengan lengan ditekuk keatas. Lipatan kulit diambil 1 sampai dua cm dengan arah vertikal diatas spina iliaca anterior superior.caliper diletakkan di bawah jari pengukur yang sedang menjepit lipatan kulit.

v    Sternal skinfold

Subjek dalam keadaan duduk atau berdiri, ambil lipatan kulit pada titik mesosternal dengan arah lipatan vertikal. Ukur dengan caliper pada daerah ini.

v    Abdominal (umbilical) skinfold

Lakukan pengukuran dengan subjek pada posisi berdir. Ambil lipatan kulit tepat disamping umbilicus dengan posisi lipatan vertikal. Gunakan caliper untuk mengukur lipatan kulit.

v    Thigh skinfold

Pengukuran dilakukan pada subjek dengan posisi berdiri . ambil kulit dengan posisi vertikal pada sisi anterior setinggi titik tengah antara trochanterion dan tibiale. Ukur lipatan kulit dengan caliper.

 

v    Calf skinfold

Subjek dalam posisi berdiri atau duduk, kaki bagian bawah sedikit di fleksikan. Ambil lipatan kulit pada arah vertikal dibagian posterior didaerah circumference maksimum. Gunakan caliper untuk mengukur.

h.    Span

Span adalah jarak maksimum horizontal antara ujung jari saat kedua lengan dibentangkan ke kedua arah. Anthropometerer diletakkan di belakang subjek,palmar subjek menghadap ke depan. Ukur jarak antara ujung jari tengah kanan dan kiri.

 

2.    Aplikasi Data

a.    Body Mass Index (BMI)

BMI = weigh (kg)/stature (m) kuadrat, klasifikasi meliputi underweight, healthy, overweight, dan obesitas.

b.    Percentage of body fat

Jumlah dari tebal empat lipatan kulit yaitu : triceps, biceps, infrascapular, dan suprailiaca. Klasifikasi meliputi buruk, cukup, bagus,dan sangat bagus.

c.    Body Frame Size (BFS)

BFS = stature/ wrist circumference. Klasifikasi meliputi kecil, sedang, dan besar.

d.    Adipose Index of Lorenz  (AIL)

AIL = (abdominal circumference + 14 )  chest circumference. Klasifikasi meliputi lean, medium, dan fat.

e.    Fat distribution (Waist and Hip Ratio)

WHR = waist circumference/hip circumference, klasifikasi meliputi tipe android dan tipe ginekoid.

f.      Stature and Span Ratio (standing postural index)

Didapatkan dengan formula = Stature/span, klasifikasi meliputi ideal, normal, dan buruk

g.    Estimation of muscle weight (M) dan Body Muscle Percentage (BMP)

BMP = berat otot skelet (gr)/ berat badan (gr)  x 100%

Berat otot skelet = R2  cm x stature (cm) x 6,5 (koefisien)

R = (R1 + R2 + R3 + R4)/4, R1 = upper arm girth dalam posisi flexi (cm) : 6.28 – tebal biceps skinfold (cm), R2 = forearm girth (cm) : 6.28 – tebal forearm skinfold (cm), R3 = thigh girth bagian medial (cm) : 6.28 – tebal thigh girth medial skinfold (cm), R4 = calf girth maksimum (cm) : 6.28 – tebal calf skinfold (cm)

h.    The chepalic index

Formula = head breadth / max head length x 100, klasifikasi meliputi hyperdolicochepalic, dolicochepalic, mesochepalic, brachychepalic, dan hyperbrachychepalic. Dan secara ras dapat di kelompokkan menjadi negroid, kaukasoid, dan mongoloid.

i.      The acromio-iliac index (index of trunk breadth)

Formula = bicristal breadth : biacromial breadth x 100. Dapat diklasifikasikan berdasarkan bentuk batang tubuh menjadi trapezoidal, intermediate, dan rectangular dan secara jenis kelamin menjadi masculine dan feminin.

j.      Constitutional Body segmental length

k.    Index of Bardeen-Gould-kauf = berat badan (gram)/ stature (meter) kuadrat. Dapat diklasifikasikan menjadi leptosome, muscular, dan pyknic.

l.      Body segmental length

Arm length = acromial heigth – dactylion heigth

Trunk length = suprasternale heigth – symphision heigth.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. algoritma

Korelasi klinis

1.    Indikasi

a.    Keperluan ergonomik

b.    Arsitektur, desain pakaian

c.    pemeriksaan tumbuh kembang anak termasuk status nutrisi

d.    keperluan syarat masuk sekolah militer

e.    keperluan identifikasi ras atau data forensik lainnya

2.    Kontra indikasi

a.    Pasien yang tidak bersedia diperiksa/tidak setuju dengan inform consent

b.    Subjek yang tidak bisa mengikuti prosedur pemeriksaan.

3.    Interpretasi Hasil

a.    Body Mass Index

Klasifikasi

Pria

Wanita

Sangat obesitas

>40

> 40

Obesitas

30 – 40

30 – 40

Overweight

25 – 30

24 – 30

Sehat

20 – 25

19 – 24

Underweight

<20

< 19

 

b.    Percentage of body fat

Klasifikasi

%body fat

Male 18 – 34 tahun

%body fat

Female 18 – 34 tahun

Sangat baik

10.0 – 10.8

15.0 –  15.8

Baik

11.7 – 15.0

16.7 – 20.0

Cukup

16.1 – 23.8

21.1 – 28.8

Buruk

25.0 – 35.0 dan lebih

30.0 – 40.0

 

 

Tabel estimasi body percentage fat dari empat lokasi skinfold

Skinfold (mm)

Male 17 – 29 thn

Female 16 – 29 thn

 

Skinfold (mm)

Male 17 – 29 thn

Female 16 – 29 thn

15

4.8

10.5

 

90

26.2

34.8

30

12.9

19.5

 

105

28.2

37.1

45

17.7

25.0

 

120

30.0

39.0

60

21.2

29.1

 

135

31.5

40.8

75

24.0

32.2

 

150

32.9

42.3

c.    Penentuan Body Frame Size (BFS)

Klasifikasi

laki laki

perempuan

Kecil

>10.4

>11.0

Sedang

9.6 – 10.4

10.1 – 11.0

Besar

<9.6

<10.1

d.    Fat distribution (WHR)

 

>0.9

Tipe android

 

Male waist>40 inchi

bebahaya

<0.9

Tipe ginekoid

 

Female waist>35 inchi

berbahaya

e.    Stature and span ratio

 

1                     = ideal, normal,baik;

0.95 sampai <1 = cek  posture tubuh, namun masih normal

Lain = postur buruk atu ada keabnormalan

f.     Cephalic index

Klasifikasi

kriteria klasik

kriteria Hrdlicka

Ras

Hyperdolicocephalic

<=70.9

65 – 70.4

 

Dolicocephalic

71.0 – 75.9

70.5 – 75.9

Negroid

mesocephalic(normal)

76.0 – 80.9

76.0 81.4

Kaukasoid

Brachycephalic

81.0 – 85.5

81.5 – 86.9

Mongoloid

Hyperbrachycephalic

>85.5

87.0 – 92.4

 

 

g.    Acromio – iliaca index

klasifikasi bentuk tubuh

Kriteria

klasifikasi sex

trapezoiod trunk

<= 69.9

male trunk (masculine)

intermediate trunk

70 – 74.9

 

rectangular trunk

>75.0

female trunk (feminin)

h.    Constitutional index

Tipe

leptosome

muscular

Pyknic

Pria

1.8

2.2

2.4

Wanita

1.9

2.3

2.5

Status nutrisi

Kriteria

Very Lean

<= 1.8

Lean

1.81 – 2.14

Medium

2.15 – 2.56

Stout

2.57 – 3.04

Obese

Diatas 3.05

 

4.    Komplikasi

Anthopometri adalah pengukuran yang cukup aman sehingga tidak menimbulkan komplikasi.

 

Penutup

 

1.    Saran dan Pesan

v  Hati hati dalam melakukan pengukuran, kesalahan sering sekali terjadi. Oleh karena itu pengukuran harus dilakukan oleh orang yang sudah terlatih.

v  Pertimbangkan hasil pengukuran jika subjek mengalami edema, tumor, atau penyakit lain yang mnggangu hasil pengukuran.

v  Pada saat melaukukan pengukuran hendaknya ditempat yang cukup mendapat pencahayaan dan mata pada posisi sejajar dengan skala yang dibaca.

 

 

Daftar Pustaka

 

Artanti, MST.2006.Penetapan Rumus Tinggi Badan berdasarkan pengukuran Panjang femur Individu dewasa Muda pada ras mongoloid. FK UGM : Yogyakarta

Cole,Tim J.,et.al.2007.Body mass index cut offs to define thinness in children and adolescents : international survey.www.bmj.com : United Kingdom

Han,Thang S.,et.al.2006.Assessment of obesity and its clinical implications.BMJ volume 333

Narendra,Moersintowarti B.2004.Pengukuran Anthropometri pada Tumbuh Kembang Anak.FK Unair/RSu dr. Soetomo : Surabaya.

Nhanes.2002.Anthropometry Procedures Manual.National Health and Nutrition Examination Survey

Norton,K.,Old,T.2004.Anthropometrica,University of New South Walespress ltd : Sydney

Team, skill laboratory.2006.Basic Techniques of Physical examination Anthropometry. FM GMU : Yogyakarta

www.wikipedia.com/anthropometry

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh: i1samayoga | 31 Desember 2008

Finally, I am here SOLO (The Spirit of Java)

27  desember 2008

Sudah lama, aku merencanakan untuk menjelajah Solo, Solo aku anggap sebagai kota wajib kunjung di Jawa. Solo memiliki suatu pesona yang selalu bisa memanggilku untuk terus berusaha menyambangi. Dibanding kota lain yang telah kudatangi di Jawa yaitu Serang, Jakarta, Semarang, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Solo memiliki kemiripan dengan Yogyakarta. Namun tetap saja harus dikunjungi karena jika di Zoom In, banyak hal hal keren yang cuma ada disini.

Perjalanan aku lakukan dengan dua teman kuliah Kitty dan Monita, kami berncana berangkat ke Solo menggunakan kereta api Prambanan Ekspress (PRAMEKS) di Statiun Besar Jogjakarta (a.k.a stasiun Tugu). Awalnya kita mau berangkat dengan kereta jam 08.30 namun kita terlambat sehingga harus menunggu prameks berikutnya pada jam 10.05. Sambil menunggu kereta, aku mencari sarapan karena dari tadi belum sempat menyantap apa pun. Akhirnya aku menemukan nasi bungkus lauk ayam dan sebotol air mineral 600mL yang langsung aku santap sampai habis. Tepat jam 10. 05 kereta datang di jalur 3 rel bagian selatan. kami sudah siap siap menuggu di pelataran tunggu diatas rel mengingat siapa cepat dia yang dapat adalh hukum yang berlaku di prameks. Tapi tetap saja kami bertiga gak dapat tempat sehingga harus berdiri dan desak desakan. Penumpangnya penuh banget. Kereta berhenti di stasiun Lempuyangan dan bandara Adi Sudtjipto, sampai di stasiun Klaten aku udah gak tahan lagi berdiri, yang dengan cuek aku duduk di bawah tanpa memperdulikan orang orang yang berdiri berdesakan kemudian diikuti oleh Monita yang juga kelihatan sudah pegel tapi Kitty tetap bertahan berdiri ala latihan jadi dokter bedah. Akhirnya jam 11.00 kita sampai di statisun purwosari dan kita turun disini. Langsung aja abang abang becak dengan gencar menawarkan jasa dengan harga yang ternyata menipu. Jadi kita harus hati hati. Kita tanya pada polisai yang ada di depan. Polisi bilang kalo mau ke keraton kita naik damri atau bis surya kencana A, kalau turun dimana nanti tanya kondekturnya aja. Tapi udah lama gak ada tuh bisnya, ya kita jalan terus karena gak tahan ama serbuan tukang becak. Sampai kira kira udah jalan 1 KM lebih baru ada damri. Kita naik damri dan ternyata ini damri paling nyaman se-Indonesia, ada ACnya terus kondekturnya ramah terus ada bel di setiap tempat duduk. Jadi gak perlu teriak kalo mau turun. tinggal pencet bel kan. Modern sekali.

Setelah mencari rekomendasi tempat turun dari ibu ibu di sebelah tempat duduk, kita turun diperempatan bunderan yang ada patung pahlawan Slamet Riyadi. Kita langsung menyebrang mengikuti saran ibu tadi, mengarah ke selatan. Dari sini di kejauhan sudah terlihat alun alun dan bangunan seperti keraton. Kita udah semangat banget kesana tapi pas sudah sampe di depannya ternyata itu bukan keraton tapi semacam toko dan keraton ada di belakang gedung itu. Karena udah capek dan haus kita bertiga memutuskan untuk turun minum, kita minum ES dawet pake gentong dan gerabah. Sedang asik minum ternyata ada rombongan karyawan Toyota Cibitung lagi touring yang langsung nyapa kita. Mereka ngegodain Monita ama Kitty tapi mereka orangnya baik baik. Selanjutnya kita melanjutkan perjalanan memutar melewati tembok tembok luar keraton dan membeli tiket masuk. Kita beruntung karena ada rombongan anakbeli beli..walawpun sekarang ada dimana mana, tapi kalo makan yang asli di tanah kelahirannya..rasanya lebih mak nyus anak SMA dari Tasik Malaya yang lagi study tour, jadi bisa sekalian numpang dengerin guide yang mereka bayar..haaa..WISMAT (wisatawan hemat) sejati. Kita masuk ke halaman keraton yang di penuhi pohon sawo kecik dengan jarak tanam rapat rapat. Tanahnya ditutupi pasir yang kata giudenya diambil dari laut selatan. O ya, kita kudu lepas sandal atau makai sepatu dan gak boleh pake kacamata hitam kalo masuk halaman ini. Pendoponya ternyata sudah bukan bangunan asli lagi karena beberapa puluh tahun lalu sempat hancur oleh peristiwa kebakaran aibat korsleting listrik. Tragis.

Jelajah keraton kita isi dengan foto foto dan masuk ke setiap ruang yang berisi mulai dari alat perang, diorama pangeran diponegoro, keris pusaka, tandu raja, meriam, pelana kuda, foto anggota keluarga raja, kereta raja, arca dan benda keramat lainnya.keraton solo hadiningrat Cuma muterin keraton rasanya sudah capek. Sebelum ke target selanjutnya kita singgah di mesjid dulu, mesjid Agung Surakarta. Aku hanya nungguin Monita dan Kitty wudlu dan sholat di sayap selatan. Tadi kita juga berencana ke pasar Klewer tapi karena gak taw kita gak jadi, tapi lagi, ternyata pasar Klewer tepat di samping selatan mesjid ini. Karena pasarnya sama dengan pasar Beringharjo dan lebih kotor kita gak jadi. Kita langsung jalan kaki ke perempatan awal belok kanan, di kanan jalan ada PGS Pusat Grosir Solo yang jadi target kita selanjutnya. Aku gak ada target soalnya emang gak punya dan gak bawa duit. Disini cuma jadi pengawal menemani Monita dan Kitty memilih jilbab paris. Kakiku udah gak betah, dasar emang calon ibu ibu kalo belanja lamanya lama bener. Cuma tanya, nyoba nyoba tapi gak jadi beli. Setelah lebih dari satu jam cuma dapet satu jilbab. Kita keluar karena udah lapar. Kita tanya ke information centre nya PGS dimana tempat makan khas Solo, Timlo Solo. Kita langsung meluncur jalan ke utara. Sambil menunggu temenku yang udah 6 tahun gak ketemu, kita berhenti di depan kantor pos Solo. Temenku Fendi dateng dengan motor dan langsung menghantarkan kita ke pasar Gede Solo depan balaikota Solo. Tiba tiba hujan deras turun, kita langsung menyusuri sisi luar pasar dan bertanya, tapi timlo Solo yang di pasar ini jam 3 sore sudah tutup sehingga kita harus pergi ke timlo Solo yang letaknya agak jauh di utara yang masih buka sampai sore. Karena harus menjemput kakaknya, temanku izin pulang ke rumahnya di dekat UNS. Kita memutuskan untuk menggunakan becak , satu becak bertiga. Jaraknya sekitar dua kilometer, dengan iringan hujan deras bertiga di becak kita foto foto bareng. Sampai di depan RM Timlo Solo kita foto lagi di planknya sebagai bukti kita pernah kesini. Didalam kita semua pesen timlo Solo komplit. Kita bener bener menikmati suasana kota Solo dengan kuliner dan nuansa jadulnya yang menawan. Jam sudah menunjukkan 15.30, sudah gak sempet mengejar kereta jam 16.05. Wisata budaya sudah, wisata belanja sudah, wisata rohani sudah, wisata kuliner sudah, wisata sejarah juga sudah. Sekarang kita bingung. Tapi Monita masih ada satu hal yang harus di cari yaitu pesenan teman kostnya, Serabi Solo. Berhubung Serabi Solo notosuman letaknya lumayan jauh, dan pasar malam langen bogan belum open kita menyususuri jalan menuju pasar gede berharap ada serabi kaki lima di pinggir jalan. Memang beruntung dan bejo kita ketemu serabi juga. Monita langsung pesen 20 , kitty pun akhirnya mesen 8 biji, aku sih cuma pesen untuk langsung dimakan, jadi cuma 3. Padahal rasanya enak tenan. Langit mendung lagi hujan turun deres lagi. Kita berteduh di toko. Tapi udah mau jam 5 kita gak mau ketinggalan kereta, kita berteduh dipinggir jalan di bawah pohon sambil nunggu bis damri. Tapi udah hampir setengah jam gak ada bis damri yang lewat, ternyata bis damrinya udah abis, gak ada yang lewat. Tapi ada juga bis yang menawarkan naik, bisnya menawarkan ke Purwosari. Setelah sampai perempatan patung bis tidak meluncur ke arah stasiun tapi belok ke arah berlawanan, mereka mengambil trayek memutar. Waduh apalagi jalanan macet banget , badan sudah ngantuk, dan takut terlambat. Kita diturunkan di perempatan terdekat dengan stasiun. Memang ternyata bisnya gak sampai di depan statisiun. Kita harus naik satu bis lagi. Sampai di stasiun sekitar jam 6 kurang 10 menit. Langsung beli tiket. 15 menit menunggu kereta datang dari arah timur. Kita bertiga langsung bersiap di dekat rel sambil berebut naik. Akhirnya kita tinggalkan Solo dengan untaian lingakaran pelangi di langit timur, suasana senja gerimis yang indah. Satu jam di kereta, bel kereta berbunyi mengumumkan pada semua penumpang, kita sudah sampai Jogja. See you next time SOLO.

Perkiraan biaya (dari Jogja)

Prameks 2 x 7000 = 14.000

Damri 2 x 3000 = 6.000

Becak 4000 = 4.000

Dawet 4000 = 4.000

Tiket keraton 4000 = 4.000

Timlo 11000 = 11.000

Air mineral 2000 = 2.000

Serabi 1500 = 1.500.

Jika kamu bisa memilih untuk dilahirkan seperti apa,saya yakin 99,9999…9% orang akan memilih dilahirkan di keluarga terhormat, kaya raya, punya kekuasaan dan pengaruh, punya banyak teman, uang, serta wajah yang rupawan. Tidak ada yang salah karena itulah sebuah keinginan yang alami ada pada manusia yang sudah di bawa sejak lahir. Namun ada satu sumber kekuatan yang maha dahsyat yang tak terkalahkan yang mengendalikan semua nya yaitu Tuhan (GOD), Tuhan lah yang memilihkan kita tempat dimana kita dilahirkan, sebagai apa kamu dilahirkan, dari rahim wanita mana kamu akan keluar dan siapa ayahmu, apa status sosialmu, apa sukumu dan yang terakhir adalah masalah agama yang santetap hormati yang lain, keep our nation unitygat kontroversi..Agama sebenarnya bisa saja dianggap sebagai suatu budaya…namun di lain pihak terlepas dari agama apapun essensi yang mutlak sama pada setiap agama adalah bahwa setiap agama pasti mengakui adanya satu kekuatan yang menyebabkan kita ada yaitu Tuhan. Agama memiliki aturan yang mengikat ketat para pemeluknya dan memiliki ajaran-ajaran tertentu yang memiliki makna yang sama namun dijabarkan pada sisi dan lapang pandang yang berbeda-beda .Kita ambil contoh di Indonesia saja yang penduduknya terdiri dari 5 agama, Islam, kristen, katholik, hindu dan budha, hampir 90 % penduduk memeluk agama Islam.

jika semua agama bersifat fanatik secara otomatis akan ada tabrakan dari setiap pemeluk antarumat beragama yang berakibat terjadi kekacauan bahkan bisa saling membunuh. misalkan suatu agama ada yang menganggap bahwa penganut agama lain sebagai seseorang yang kafir yang patut dimusnahkan,yang pasti masuk neraka,dll.apakah ini suatu ajaran agama yang baik..apakah itu bukan kembarannya adolf HITLER.

terserah anda menilai seperti apa..tapi yang saya kira adalah bahwa ajaran agama apapun tidak ada yang salah..yang mungkin terjadi adalah manusia salah menafsirkannya karena tidak ada manusia yang sempurna sekalipun Nabi,yang ada hanya manusia yang lebih sempurna dari manusia lainnya, kembali lagi ke hal tadi.jangan sekali sekali menganggap bahwa penganut agama lain adalah kafir, kalau kamu tidak bisa sebaiknya Hengkang dari Indonesia,karena jika orang orang yang beranggapan sepertimu ada sejak jaman dulu dulu niscaya Tuhan tidak akan memberi berkat negara ini berupa kemerdekaan sebagai hadiah kepada Indonesia yang telah bisa menjalin persatuan dan kesatuan antar penduduknya. saya selalu berpikir untuk tidak menyalahkan orang lain atau berkomentar jelek untuk orang lain,karena kamu tidak bisa hidup memilih peran sebagai dua orang, kamu tidak pernah menjalani hidup sebagai saya dan saya tidak akan pernah hidup menjadi kamu ,jadi satu orang tidak bisa berada didua tempat dalam satu waktu. jadi kamu tidak tahu bagaimana ajaran Hindu yang sesungguhnya karena kamu tidak pernah menjadi Hindu, dan saya juga tidak tahu ajaran Kristen seperti apa karena saya tidak pernah menjadi kristen. kamu dilahirkan tidak bisa memilih dan rata2 rata kamu lahir dan besar mengikuti orang tuamu…jadi lahir ditentukan oleh Tuhan,berarti jika kamu menganggap suatu agama lebih dari yang lain berarti kamu menyalahkan TUHAN yang telah menempatkanmu yang kamu anggap sebagai tempat yang lebih atau yang kurang dari yang lain. Ada contoh lain misal seperti ini,saya beragama Hindu dan ada teman saya yang beragama islam ,dia memberi salam seperti ini,mungkin tanpa sengaja (pengalaman pribadi), karena dia jadi gak enak,dikira saya tersinggung. “assalam mualaikum,…..,saya jawab walaikum salam, padahal dulu saya ada teman saya yang beragam sam adengan teman saya ini menjawab salam dari agama lain saja tidakk mau.,kenapa saya mau menjawab salam,karena 1. Sebagai bentuk budaya yang menghargai orang lain,bayangkan apa kamu tidak menyakiti orang lain jika kamu cuekin 2. Kenapa saya tidak boleh menjawab salam dengan bahsa agama lain…? kan gak ada yang salah..misal kamu ama temen bule kamu kamu di salami GOOD morning fren,…kamu orang indonesia,,,apa kamu jawab dia pagi juga teman,pasti kamu juga bakal jawab good morning,karena salam ini adalah sebuah bahasa jadi gak ada yang salah.seandainyapun itu sebuah doa,toh Tuhan mengerti bahasa apapun.apakan Tuhan tertentu Tidak bisa bahasa tertentu.misal suatuu agama yang doanya meneggunakan bahsa sansekerta apakah Tuhannya tidak mengerti bahasa ARAb,tentu saja Tuhan mengerti semua bahasa. Semoga bisa menjadi renungan agar bisa terjalin PERSATUAN DAN KESATUAN YANG KOKOH DI INDONESIA

Oleh: i1samayoga | 28 Desember 2008

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori